Sebenarna yg rempong itu nentuin model cincin kawin yg sesuai ma keinginan aku + civo. Aku pengenna kayak gini sementara civo kayak gitu, kapan ketemuna ya??? Tadina papi civo nyaranin ngga usah pake cincin kawin aja, kalo mau tetap ada buat aku aja, civo ngga usah pake. No...no...no...tidaaaaaaakkkkkkkk......masak suamiku ngga pake cincin kawin, enak banged ntar bisa lirik kanan kiri tanpa ada pengontrolna, sementara aku semua orang tau kalo statusku yg istri orang pas liat cincin kawin melingkar di jari manis tangan kananku.
Untung civo mau pake cincin kawin tapi dengan syarat ngga mau yg terbuat dari emas, ataupun yg ada campuran emasna. Yah...itu ada solusina kan bisa pake platina, pladdium, perak atau titanium. Beda dari keempatna adalah :
- Platina atau platinum (Pt) adalah logam berwarna putih. Dalam perhiasan, satuan kemurnian dinyatakan dengan Pt900, Pt950 dan Pt1000. Pt900 artina perhiasan itu mengandung platina 90% (900 from 1000). Platina 2 kali lebih berat dari pada emas, 4-5 kali lebih mahal dari emas. Platina mempunyai warna yg tidak akan pernah pudar.
- Pladdium (Pd) adalah logam yg berwarna putih agak sedikit hitam. Logam ini biasa untuk campuran emas putih agar terlihat lebih menarik. Hargana lebih murah dari emas dan kekerasanna lebih keras dibanding titanium.
- Perak (Ag) lebih mudah dicari, tapi mudah kusam dan mudah bengkok. Hargana juga lebih murah dari platina, palladium dan juga emas
- Titanium (Ti) adalahlogam yg sangat kuat, kilapna tidak akan pudar. Hargana lebih murah dari platina, palladium dan emas. Biasana dijual kiloan.
Karena Platina hargana selangit maka aku ma civo memutuskan untuk pake cincin kawin palladium aja, prinsip pengematan sekali lagi. Walaupun cincin palladium nggga bisa dijual lagi ngga papa, kan insyaallah akan kita pake juga seumur hidup. Satu masalah terpecahkan, tinggal masalah designna aja. Googling akhirna dapat beberapa alternatif
Simple,